Gelar Pertemuan Seluruh Tokoh Serut Raya, Tim Pemekaran Tuai Dukungan

0
Foto Tim Pemekaran Serut Raya saat Melakuan Pertemuan
 Bersama Seluruh Para Tokoh, Latupatti, Raja serta Saniri
Negeri di Balai Negeri Siwalima, Kecamatan
Serut Wahai, Senin (20/10) /KM.com
Wahai, KabarMaluku.com - Guna melakukan komonikasi yang lebih denga seluruh masyarakat Seram Utara (Serut) Raya, Senin (20/10) kemarin panitia persiapan pemekaran Kabupaten Serut Raya mengadakan pertemuan dengan seluruh para Tokoh, Latupatti, Raja serta Saniri Negeri di balai Negeri Siwalima Kecamatan Seram Utara Wahai.

Pertemuan yang digelar dengan mengangkat tema ''Sosialisasi dan Penyampaian Progres Kerja Tim Pemekaran Serut Raya Menjadi Inspirasi dan Semangat Bagi Semua Warga Masyarakat Serut Raya'' ini merupakan puncak sosialisasi yang dilakukan oleh tim pemekaran selama ini dimana dihadiri oleh
seluruh pihak terkait.

Hadir dalam pertemuan kali ini, Ketua Tim Adlin Salaputa, Wakil Ketua Abdul Muthalib Takandengan dan para tim. Dihadiri juga oleh Anggota Dewan Perwakulan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku Tengah yaitu dari Partai Golkar PAN PKB dan lainnya.

Ketua Tim, Adlin Salaputa dalam pertemuan tersebut, taklupa meminta dukungan kepada seluruh undangan maupun masyarakt untuk terus memberiakn suportnya serta doa hingga kepentingan seluruh masyarakat Serut Raya ini bisa cepat tercapai sebagaimana yang diharapkan bersama.

Semetara itu, Ketua Devisi Kajian Politik Tim Pemekaran Serut Raya, Muslim Aloahiit kepada KabarMaluku.com menuturkan, kegiatan sosialisasi yang dilalsanakan tim percepatan pemekaran Kabupaten Serut Raya ini menuai banyak dukungan dari masyarakat, baik dari tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat se Serut Raya.

''Bagi para Raja, pemekaran adalah harga mati untuk kesejahteraan rakyat. Apalagi Raja-raja yang ada di Desa Roho, Kanike, Manusela, Maneo, Kaloa sangat berharap agar secepatnya DOB Kabupaten Serut Raya segera dimekarkan. Karena daerah-daerah ini yang berada di daerah pegunungan selama 69 tahun Indonesia merdeka belum juga menikmati akses jalan maupun listrik sebagaimana warga Indonesia lainya,'' ujar Muslim.

KM.com

Post a Comment

0 Comments
Post a Comment (0)
To Top