SELAMAT DATANG di www.KabarMaluku.com  |  Login Wartawan      
Ikuti Informasi Seputar Maluku Hanya di KabarMaluku.com, Aspirasi Gandong

10 Milyar BNPB untuk Ambon

Ditulis oleh KabarMaluku.com on 05 March, 2014 | 8:09 PM


Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengalokasikan dana Rp10,05 miliar untuk membangun 422 rumah korban jebolnya natural dam Way Ela di desa Negeri Lima, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, 25 Juli 2013.


"Dana Rp10,05 miliar itu dibagikan untuk membangun 422 unit rumah dengan tahap awal masing-masing kepala keluarga (KK) kebagian Rp10 juta," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Farida Salampessy di Ambon, Rabu (5/3).



Dana Rp10 juta itu diarahkan untuk membangun fondasi rumah dan mencetak batako karena tersedia material pasir maupun batu di Negeri Lima.



"Jadi bila Rp10 juta itu telah dimanfaatkan dengan baik, dibuat laporan agar dicairkan dana sisa Rp15 juta karena BNPB mengalokasikan masing - masing KK kebagian Rp25 juta," ujarnya.



Dia mengakui, Rp25 juta itu belum bisa merampungkan satu unit rumah sehingga diarahkan disainnya status tumbuh sehingga bila ada anggaran dikembangkan lebih besar.



"Jadi permukiman direlokasi untuk membangun rumah ratusan KK warga desa Negeri Lima yang disepakati masing-masing unit kebagian Rp59 juta," ujar Farida.



Karena itu, Kementerian Sosial, Kemenpara, Pemprov Maluku dan Pemkab Maluku Tengah harus merealisasikan tanggung jawab anggaran sesuai kesepakatan untuk membangun kembali desa Negeri Lima.



Kementerian Sosial menanggung Rp10 juta, Kemenpera Rp11 juta, Pemprov Maluku Rp3 juta dan Pemkab Maluku Tengah Rp10 juta per masing-masing unit rumah.



Pembangunan rumah itu pun direlokasi dan masih di kawasan desa Negeri Lima dengan letaknya tidak masuk daerah rawan bencana karena masih tersisa material longsor Gunung Ulakhatu yang membentuk natural dam Way Ela pada 13 Juli 2012.



Bencana Way Ela mengakibatkan tiga blok permukiman terhanyut air yakni Ulisihu, Elatua dan Henalelu terdata rumah yang rusak total maupun hanyut sebanyak 525 unit, SD sebanyak tiga unit, dua mushalla serta masing-masing satu tower Telkomsel, sarana air bersih SMA, taman pengajian, TK dan kantor KUD.



Sedangkan dua blok lainnya yang aman yakni Henalalu dan Nau.



Jebolnya natural dam Way Ela juga mengakibatkan dua warga Negeri Lima teridentifikasi yakni Kasim Uluputty(85 tahun) dan Arman Parasouw(66 tahun) dinyatakan hilang, sedangkan .



Muksin Mahulauw (70 tahun) jenazahnya ditemukan di sekitar laut Teluk Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), pada 31 Agustus 2013. (ant/tm)

0 komentar:

Post a Comment