SELAMAT DATANG di www.KabarMaluku.com  |  Login Wartawan      
Ikuti Informasi Seputar Maluku Hanya di KabarMaluku.com, Aspirasi Gandong

Ribuan Orang Hadiri Konvensi Capres Demokrat

Ditulis oleh Kaidar Makatita on 09 March, 2014 | 3:15 PM

Ambon, KabarMaluku.com - Pelaksanaan konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat di Kota Ambon pada Selasa, (11/3) nanti akan dihadiri ribuan orang.

"Rencananya kegiatan ITU akan dihadiri sekitar 1.600 orang dari berbagai elemen masyarakat dan masing-masing pendukung utama setiap capres sebanyak 100 orang," kata ketua panitia konvensi capres PD, Melky Frans di Ambon, Sabtu (8/3).

Untuk undangan resmi sekitar 500 orang dari unsur pejabat pemerintahan termasuk Kapolda, Pangdam, ormas, perguruan tinggi dan unsur lain yang dapat memberi kontribusi dalam debat bernegara capres Partai Demokrat.

"Persiapan panitia di daerah sudah hampir rampung dan dalam waktu dekat komite konvensi nasional akan melakukan pengecekan lapangan.

Tema konvesi dengan judul debat bernegara, karena tema di setiap kota berbeda dan untuk Maluku adalah kesejahteraan masyarakat dan pertahanan keamanan.

"Sebagai ketua panitia, kami mengharapkan agar ada partisipasi masyarakat dengan cara memberikan masukan bisa ke moderator yang akan menjadi penanya konvensi yang disiapkan khusus dari unsur perguruan tinggi dan kalangan akademisi, aktivis jurnalis juga diharapkan bisa memberikan masukan," katanya.

Konvensi ini bertujuan untuk memperkenalkan bakal calon presiden dari Partai Demokrat kepada masyarakat supaya mereka bisa mengikuti kapasitas, kredibilitas, integritas dan moralitas dari para capres.

"Mereka juga diharapkan dapat memberikan masukan kepada panitia supaya ditindaklanjuti ke komite dan pada saatnya kira-kira siapa yang diputuskan komite sebagai capres," ujar Melky Frans.

Minimal sebagian besar masyarakat Indonesia sudah mengetahui siapa figur capres yang akan dipilihnya, dan dari 12 kota yang diselenggarakan konvensi berarti sudah dikenal figur capresnya.

Program ini sekaligus menepis anggapan bahwa masyarakat selalu memilih capres seperti membeli kucing dalam karung karena tidak mengenal persis siapa yang akan dipilih.  (ant/tm)

0 komentar:

Post a Comment