SELAMAT DATANG di www.KabarMaluku.com  |  Login Wartawan      
Ikuti Informasi Seputar Maluku Hanya di KabarMaluku.com, Aspirasi Gandong

Tas Dijambret, Uang Rp 16 Juta Pedagang Melayang

Ditulis oleh kru KabarMaluku.com on 08 April, 2016 | 10:36 PM

Ambon, KabarMaluku.com - Nasib sial menimpa Hapsa Pelu, seorang pedagang warga Kelurahan Waihaong Kecamatan Nusaniwe Ambon. Bagaimana tidak, tas miliknya yang berisi uang tunai senilai Rp 16.000.000 dirampas secara paksa oleh dua pelaku jambret.

Aksi penjambretan tersebut berlangsung tepat didepan swalayan Saburo, jalan Sultan Babulah disaat wanita berusia 39 tahun itu sedang menunggu mobil angkutan kota (angkot) untuk pergi berjualan di pasar Mardika, Kamis (7/4/2016) sekira pukul 07.00 WIT.

Selain uang tunai korban juga kehilangan sebuah ponsel merek Nokia yang ada di dalam tas miliknya itu. Para pelaku jambret ini melancarkan aksinya dengan menggunakan sepeda motor. Informasi yang dihimpun, insiden itu berawal ketika korban hendak aktifitas kesehariannya. Saat sedang menunggu angkot, tiba-tiba dua pelaku yang berboncengan dengan sepeda motor Yamaha Mio langsung menghampiri korban.

Setelah mendekat, tas yang dalam genggamannya itu lalu dirampas. Kedua pelaku kemudian tancap gas dengan kecepatan tinggi menuju arah kawasan Silale. “Jadi korban ini sednag mau ke Mardika untuk berjualan seperti biasa, namun saat sedang menunggu angkot para pelaku menghampirinya dan merampas tas milik korban,”kata salah seorang warga yang enggan namanya dipublikasikan,”Jumat siang.

Menurutnya, korban sempat berteriak meminta tolong, namun tidak ada warga yang mengikuti kedua pelaku yang menggunakan tunggangan berwarna hitam putih itu,”Korban sempat minta tolong saat itu, tapi kedua pelaku sudah keburu kabur,”ujarnya.

Sementara Kasbbag Humas Polres Pulau Ambon, AKP Meity Jacobus mengatakan saat kejadian korban juga sempat melihat pelaku memakai baju kaos biru dan menggunakan helm bermerek KYT. Usai kejadian itu korban langsung mendatangi menuju Mapolres Ambon untuk melaporkan peristiwa yang menimpanya itu. “Laporan korban sudah kami terima. Pelaku masih dalam penyelidikan,”kata Meity. (Tim KM.com)




0 komentar:

Post a Comment