SELAMAT DATANG di www.KabarMaluku.com  |  Login Wartawan      
Ikuti Informasi Seputar Maluku Hanya di KabarMaluku.com, Aspirasi Gandong

Kuras ATM Seorang Guru, Dua Mahasiswa Dibui

Ditulis oleh kru KabarMaluku.com on 08 April, 2016 | 10:29 PM

Ambon, KabarMaluku.com - Dua orang mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Ambon diringkus aparat kepolisian setelah  menguras uang puluhan juta rupiah milik seorang guru di Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Kedua mahasiswa, JA (16) dan AA (18) diciduk di kamar kosnya di kawasan Benteng Kecamatan Nusaniwe setelah polisi mengamankan seorang rekan mereka, saat akan melakukan tarik tunai di Bank Rakyat Indonesia, Jumat (8/4/2016). “Jadi kedua tersangka ini menyuruh teman kos mereka pergi menarik tunai di BRI, saat itu pegawai BRI langsung melaporkan kepada polisi,”ujar KBO Satreskrim Polres Pulau Ambon, Iptu Isack Salamor kepada wartawan, Jumat siang.

Isack menjelaskan, kedua tersangka menemukan kartu ATM milik seorang guru bernama Maria J Kalahatu di dalam angkot jurusan Air Salobar pada Sabtu pekan lalu. Saat itu keduanya langsung menuju sebuah ATM di kawasan Benteng dan menguras uang yang ada di dalam kartu ATM tersebut. “Jadi pertama keduanya menarik Rp 5 juta di ATM Mandiri hari itu juga,”katanya.

Besoknya keduanya kembali menarik uang senilai Rp 5 juta di ATM bank Maluku, selanjutnya mereka mentransper Rp 20 juta ke rekenening salah satu kerabat mereka atas nama DA. “Jumlah saldo di ATM saat itu Rp 51 juta. Saat keduanya mau tarik lewat ATM pada Senin kemarin sudah diblokir, jadi mereka meminta bantuan teman kosnya untuk tarik tunai. Dan saat itulah kejahatan mereka terbongkar,”terangnya.

Menurut Isack dari hasil kejahatannya itu, keduanya membeli sejumlah peralatan motor dan sisanya untuk berfoya-foya,”Mereka juga membeli laptop.  Sedangkan tean kosnya itu dalam keadaan tidak tahu apa-apa,”ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang guru di Ambon kehilangan uang puluhan juta rupiah seteah kartu ATM miliknya hilang saat berada di dalam angkot, pada Sabtu pekan lalu. Setelah melaporkan ke bank, ternyata uangnya telah ditarik sebanyak  Rp 30 juta. (Tim KM.com)

0 komentar:

Post a Comment