SELAMAT DATANG di www.KabarMaluku.com  |  Login Wartawan      
Ikuti Informasi Seputar Maluku Hanya di KabarMaluku.com, Aspirasi Gandong

Kota Ambon Ditetapkan Sebagai Kota Pusaka oleh Unesco

Ditulis oleh KabarMaluku.com on 17 September, 2014 | 10:56 AM

Ambon Kota Pusaka /ist
Ambon, KabarMaluku.com - Menjadi suatu kebangaan sebagai orang Maluku karena Kota Ambon ditetapkan sebagai salah satu kota pusaka di dunia oleh Unesco yang merupakan salah satu badan dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bergerak dibidang kebudayaan.

Ambon dipilih sebagai Kota Pusaka dikarenakan memiliki banyak peninggalan sejarah baik pada saat dijajah Portugis maupun Belanda. Alasan inilah yang membuat Ambon dimasukan sebagai salah satu kota pusaka di dunia selain, Jogjakarta dan Bandung.

“Jadi kehadirian Wakil Walikota Ambon MAS Latuconsina bersama rombongan pada konferensi inter­nasional kota pusaka dunia asia pasifik atas undangan dari pihak Unesco Bangkok atas kerjasama dengan administrasi pusaka budaya Pemerintah Provinsi Gyeongsangbukdo yang akan berlangsung pada 24-26 September mendatang di Korea Selatan,” ungkap Kabag Humas dan Protokol Pemkot Ambon Joy Adriaansz kepada wartawan diruang kerjanya, Selasa (16/9).

Dikatakan, dalam konferensi ini Wawali akan memaparkan tentang Kota Ambon dengan sejarahnya serta perkembanganya dari masa lam­pau hingga saat ini. Ambon dipilih karena sebagai kota pusaka karena memiliki banyak sekali pusaka budaya yang perlu dipertahankan bersamaan dengan kota lain di Indonesia.

“Yang menilai sebuah kota layak disebut kota pusaka bukan dari Pemerintah Indonesia namun peni­laian ini dari PBB melalui badan dunia Unesco dan Ambon merupakan salah satu kota yang terpilih tahun ini,” ujarnya.

Menurutnya, Kota Ambon pada zaman dulu dijadikan Portugis dan Belanda sebagai kota perdagangan di kawasan timur Indonesia karena memiliki kekayaan rempah-rempah seperti cengkeh dan pala yang terkenal hingga ke pelosok dunia.

“Jadi kita bisa lihat sekali obyek wisata sejarah seperti benteng dan peninggalan sejarah lainnya belum mendapat perhatian serius dari pemerintah sehingga mereka berkeinginan menjadikan Ambon sebagai kota pusaka,” cetusnya.(*)

0 komentar:

Post a Comment